The Journals of Mirza

Jurnal Mirza Abdurrahman Almairy

Category Archives: Teknologi

Tips Bertransaksi di ATM

GambarBagaimana cara agar bisa bertransaksi di ATM secara aman? Untuk menjaga agar Anda tidak menjadi korban kejahatan teknologi di ATM, Anda dapat melakukan langkah praktis berikut ini.

  • Periksa lubang tempat memasukkan kartu ATM

Skimmer atau alat penyalin data ditempelkan di depan lubang tempat memasukkan kartu ATM. Alat tambahan ini bisa mengelabui pengguna bila tidak berhati-hati. Maka, sebelum memasukkan kartu, periksa terlebih dahulu apakah ada bekas tempelan, lem, atau hal mencurigakan pada lubang untuk memasukkan kartu. Karena bisa saja penjahat telah menempelkan alat skimmer. Bila memungkinkan, pilihlah menggunakan ATM yang telah dipasang antiskimmer yang biasanya berwarna hijau atau bening pada lubang ATM. Alat ini bisa mencegah dipasangnya skimmer.

  • Tutupi saat memasukkan nomor PIN

Untuk mendapatkan nomor PIN nasabah, kamera pengintai digunakan untuk mengintip dan Anda mungkin tidak menyadari keberadaannya. Untuk memastikan keamanan nomor PIN, tutupi dengan tangan yang tidak digunakan untuk menekan tombol agar seandainya ada kamera, tidak dapat mengambil gambar saat Anda memasukkan nomor PIN Anda. Beberapa ATM telah memasang penutup di samping kiri dan kanan tombol untuk memasukkan PIN, tetapi untuk ATM yang belum menerapkannya, Anda dapat melindungi diri dengan cara ini.

  • Pilih ATM yang aman

Bertransaksi di ATM yang terpencil dapat berbahaya, karena bisa saja Anda menjadi korban perampokan. ATM yang kurang terkontrol oleh pihak bank akan membuat para penjahat leluasa untuk memasang skimmer, kamera pengintai atau teknologi lain untuk mencuri data Anda. Sebisa mungkin pilihlah untuk bertransaksi di ATM yang ramai, tidak terpencil dan bila memungkinkan yang dijaga oleh petugas keamanan.

  • Buat PIN yang tidak mudah ditebak dan jaga kerahasiaannya

Nomor PIN berupa tanggal lahir, tanggal pernikahan atau tanggal lahir pasangan merupakan angka yang mudah ditebak. Maka buatlah PIN yang lebih sulit ditebak. Tetapi karena PIN Anda berupa angka yang acak dan sulit lalu Anda mungkin menuliskan PIN di kertas atau tempat yang dapat dilihat orang lain. Jangan lakukan itu. Jangan memberitahu PIN kepada sembarang orang, apalagi jika ada orang menawarkan bantuan saat Anda mengalami kesulitan di mesin ATM.

  • Ganti nomor PIN secara periodik

Mungkin kebanyakan orang malas untuk melakukan ini, karena mengubah PIN berarti harus mengingat nomor baru. Tetapi tidak ada salahnya Anda melakukan ini demi keamanan tabungan Anda. Gantilah secara berkala nomor PIN Anda.

  • Jangan percaya pada orang yang tidak dikenal

Modus baru kejahatan di ATM adalah dengan berpura-pura menjadi pegawai bank, mereka membuat mesin rusak sehingga kartu tertelan, kemudian meminta menghubungi nomor yang ditempel pada mesin ATM dan saat kita sedang lengah, kartu dalam mesin ATM akan diambil. Sedangkan untuk PIN, mungkin mereka melihat saat kita bertransaksi atau mereka pura-pura membantu dengan menanyakan nomor PIN. Walau tidak bermaksud menuduh setiap orang, sebaiknya jangan terlalu percaya dengan orang asing.

  • Hindari bertransaksi sembarangan

Kartu ATM seringkali bisa digunakan sebagai kartu debit untuk berbelanja di berbagai tempat. Pastikan Anda menggunakan kartu debit hanya di tempat-tempat yang dapat dipercaya. Jika petugas menggesek kartu pada mesin yang tidak resmi, segera tanya dan berhati-hati, apalagi dilakukan di tempat yang tersembunyi.

Keberadaan ATM telah membantu banyak orang untuk bertransaksi, tetapi tetaplah berhati-hati karena banyak penjahat yang memanfaatkan celah-celah keamanan untuk mencuri uang Anda.

Apa itu Skimming?

Salah satu kasus kejahatan berkaitan dengan ATM adalah skimming. Nasabah dari sejumlah bank tiba-tiba terpotong saldo tabungannya, padahal mereka tidak melakukan transaksi pengambilan uang. Dalam kegiatan skimming, data pada kartu magnetik ATM disalin kemudian dituliskan kembali pada kartu magnetik kosong. Sehingga kartu ATM asli dan kartu yang sudah ditulis datanya menjadi identik. Kartu kloning inilah yang dapat berfungsi seperti kartu ATM asli. Namun bagaimana para penjahat ini dapat mengambil uang nasabah dengan kartu baru ini jika tidak mengetahui nomor PIN?

Untuk bertransaksi di ATM, selain menggunakan kartu, seorang nasabah juga harus memasukkan nomor PIN. Maka, untuk mendapatkan nomor PIN nasabah, kamera pengintai diletakkan di posisi yang tepat di sekitar ATM sehingga angka yang dimasukkan nasabah saat bertransaksi dapat terlihat. Selain itu, beberapa penjahat menggunakan cara tradisional dengan mengintip saat nasabah memasukkan nomor PIN. Dengan metode tersebut, berarti penjahat telah memiliki kartu ATM hasil kloning yang berisi data yang sama dengan kartu ATM asli milik Anda dan nomor PIN yang tepat, sehingga mereka bisa bertransaksi dengan menggunakan rekening Anda. Akibatnya, bila mereka mengambil uang dari rekening Anda, berarti uang Anda di bank berkurang.(kumpulan.info)

Advertisements

Teknologi Penterjemah Tangis Bayi

Tidak mudah menerjemahkan arti tangis bayi. Para ibu biasanya hanya menerka-nerka saat bayinya menangis. Mereka hanya memahami tangis bayi sebagai bentuk komunikasi untuk mengekspresikan rasa tidak nyaman seperti ketika popoknya basah, lapar, mengantuk, lelah, takut, atau sakit.

Ilmuwan Jepang terus berupaya untuk menerjemahkan tangisan bayi. Tujuannya untuk membantu para orang tua dalam merawat bayinya.

Seringkali para orang tua, kesulitan untuk mengerti maksud dari tangisan bayi-nya terutama pada malam hari. Berbagai teknik telah dikembangkan para ilmuwan untuk mengetahui ‘arti’ dari tangis bayi.

Pada tahun 1970, Mitsuo Nagamachi dari Hiroshima Internasional University mengembangkan teknik yang dinamakan kansei Engineering untuk mengukur emosi bayi berdasarkan mimik wajah dan tingkah laku bayi.

Kini Tomomasa Nagashima dari fakultas ilmu komputer Muroran Institute of Technology, mengembangkan teknik baru  untuk menerjemahkan arti tangis bayi.

Times Of India, sabtu (27/2/2010) melansir, Tomomasa menggunakan analisis suara tangis bayi untuk mengklasifikasikan apakah tangis bayi tersebut adalah tangisan ‘normal’ atau tangisan karena rasa sakit.

Tomomasa bersama timnya mengklaim, berdasarkan teknik analisis suara dan frekuensi tangisan bayi, maka seratus persen maksud dari tangisan bisa diketahui.

Teknik baru Tomomasa ini akan dipublikasikan di Jurnal Internasional Journal of Biometrics.

The findings were published in the International Journal of Biometrics.

Sebenarnya penerjemah tangisan bayi memang bukanlah kali pertama di teliti ataupun diciptakan oleh para ilmuwan, Salah satunya adalah dengan telepon seluler (ponsel) pintar, iPhone yang kini berusaha menjawab tantangan dengan meluncurkan aplikasi ‘The Cry Translator’ atau penerjemah tangis bayi. Seperti dikutip dari laman The Telegraph, Rabu, 10 Mei 2011

Pencipta ‘The Cry Translator’, Antonio Portugal Ramírez, menyatakan bahwa aplikasi yang dijual senilai £17,99 itu mampu menerjemahkan arti tangis bayi dengan tingkat akurasi mencapai 96 persen. Aplikasi itu bekerja dengan menganalisa setiap tangis bayi yang tertangkap mikrofon iPhone. Selanjutnya, aplikasi itu akan menampilkan arti tangis bayi di layar ponsel.

Antonio merupakan seorang dokter anak asal Spanyol. Ia bereksperiman menciptakan aplikasi itu lantaran tertantang untuk mengembangkan hasil penelitiannya. Ia menciptakan aplikasi itu berdasarkan hasil penelitiannya bahwa tangis bayi dapat diterjemahkan dalam lima bahasa yaitu lapar, jengkel, lelah, stres, dan bosan.

Namun, aplikasi canggih itu mendapat kritik dari pakar orangtua dari Netmums.com, Siobhan Freegard. Aplikasi itu dikhawatirkan akan mengesampingkan daya nalar dan insting kaum ibu terhadap bayinya. “Padahal, belajar memahami tangis bayi secara alami adalah bagian dari proses untuk menciptakan ikatan batin dan komunikasi yang baik antara ibu dan anak,” ujar Siobhan. Dari berbagai sumber